Rabu, 23 September 2015
Haram Membunuh Diri
“Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (QS. An Nisa’: 29
Haram Membunuh Sesama Muslim
Dari Usamah bin Zaid r.a. berkata: Rasulullah saw mengutus kami ke Huraqah pada suku Juhainah maka ketika kami sampai disana, pagi-pagi kami menyerbu. Tiba-tiba aku dan seorang Anshar bertemu dengan seorang dari mereka. Maka ketika kami telah mengepungnya, ia berkata, "LAA ILAAHA ILLALLAAH." Maka sahabatku orang Anshar itu menyuruh aku menghentikan (tidak membunuhnya) tetapi aku terus saja menikam dengan tombakku sehingga matilah dia. Dan ketika kami telah kembali ke Madinah, berita itu telah sampai kepada Rasulullah saw maka beliau bertanya, "Hai Usamah, apakah engkau bunuh dia setelah ia mengucapkan 'LAA ILAAHA ILLALLAAH'?" Jawabku, "Ya Rasulullah, ia hanya akan menyelamatkan diri." Rasulullah saw bertanya, "Apakah engkau bunuh dia setelah ia mengucapkan 'LAA ILAAHA ILLALLAAH'?" Maka Rasulullah saw mengulang-ulang kalimat itu, sehingga aku ingin andaikan aku baru masuk Islam pada hari itu.(Bukhari - Muslim)
Terpelihara
Artinya : “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS. Al Hijr : 9)
Senin, 21 September 2015
Islam Jami'
“Sesungguhnya Allah tidak menghimpun ummatku diatas kesesatan. Dan tangan Allah bersama jama’ah. Barangsiapa yang menyelewengkan, maka ia menyeleweng ke neraka“. (HR. Tirmidzi: 2168). Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah dalam Fathul Bari XII/37 menukil perkataan Imam Thabari rahimahullah yang menyatakan: “Berkata kaum (yakni para ulama), bahwa jama’ah adalah as-sawadul a’zham (mayoritas kaum muslim)“
Tadabbur Perjalanan Nabi Musa as dan Nabi Khidir as
Yang baik bagi manusia belum tentu baik di mata ALLAH SWT (Ilmu manusia terbatas, ilmu ALLAH SWT luas tak terbatas)... Manusia harus beristiqomah dan berendah diri (tawadhu) di hadapan ALLAH SWT (berserah diri) dalam hidup ini, karena ALLAH SWT yang Maha Mengetahui rahasia langit dan bumi... Wallahu'alam
Ar Rohman
ALLAH SWT: Maha Raja yang Maha Pemurah lagi Maha Kaya, Maha Mulia, Maha Adil, nan Maha Bijaksana... Wallahu'alam
Berdakwah Fi Sabilillah
"Barangsiapa mengajak kepada sebuah petunjuk (hidayah), maka ia dapat
pahala yang setara dengan pahala semua orang yang mengikuti petunjuk
itu, dengan tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Dan (sebaliknya)
barangsiapa mengajak kepada suatu kesesatan, maka ia akan menanggung
dosa yang serupa dengan dosa setiap orang yang mengikuti kesesatan itu,
dengan tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun" (HR. Muslim dari Abu
Hurairah ra.)
"Barangsiapa menunjukkan (orang lain) pada sebuah kebaikan, maka ia akan mendapat pahala seperti pahala pelaku kebaikan itu" (HR. Muslim dari Ibnu Mas'ud ra.).
"Barangsiapa mempelopori sebuah kebiasaan yang baik di dalam Islam, maka ia akan mendapatkan pahalanya, dan (pahala lain serupa dengan) pahala semua orang yang ikut mengamalkannya sesudahnya, dengan tanpa mengurangi pahala bagian mereka sedikitpun. Dan (sebaliknya) barangsiapa mempelopori sebuah kebiasaan buruk di dalam Islam, maka ia akan menanggung dosanya dan (dosa lain setara dengan) dosa orang-orang yang ikut mengamalkannya sesudahnya, tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun" (HR. Muslim).
"Barangsiapa menunjukkan (orang lain) pada sebuah kebaikan, maka ia akan mendapat pahala seperti pahala pelaku kebaikan itu" (HR. Muslim dari Ibnu Mas'ud ra.).
"Barangsiapa mempelopori sebuah kebiasaan yang baik di dalam Islam, maka ia akan mendapatkan pahalanya, dan (pahala lain serupa dengan) pahala semua orang yang ikut mengamalkannya sesudahnya, dengan tanpa mengurangi pahala bagian mereka sedikitpun. Dan (sebaliknya) barangsiapa mempelopori sebuah kebiasaan buruk di dalam Islam, maka ia akan menanggung dosanya dan (dosa lain setara dengan) dosa orang-orang yang ikut mengamalkannya sesudahnya, tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun" (HR. Muslim).
Langganan:
Postingan (Atom)